Trilogi Schoolaholic Princess

Trilogi Schoolaholic Princess
The Miracle Boys, Romansa Singapura, Simfoni Cinta

Count Down

Lilypie Next Birthday Ticker

Search This Blog / Cari di Blog ini

Monday, May 22, 2006

Review from Nunik Utami

(Will be sent to Batam Pos)
Penulis Resensi : Nunik Utami Ambarsari
Judul : Sakura Bersemi di Yokohama
Pengarang : Yunisa
Jenis : Novel Roman
Penerbit : Theriza Books
Tebal : 436 hal +xii
Harga : Rp 39.000

Hebat. Itu kata pertama yang muncul di benak saya untuk penulis buku ini. Di usianya yang masih muda ia mampu menciptakan novel yang berlatar belakang Jepang pada zaman Restorasi Meiji (tahun seribu delapan ratusan). Ini membuktikan bahwa menulis novel memang harus memiliki pengetahuan yang luas agar novelnya terasa “berisi”.

Yuki, tokoh utama dalam novel roman ini adalah seorang gadis Jepang yang dibuang oleh ibu tirinya. Ia ditemukan oleh seorang Pastur di depan kapel, di tengah badai salju. Yuki adalah gadis pintar. Ia bekerja sebagai pengajar di sekolah minggu yang bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris. Dalam hidupnya, banyak pria yang menaruh hati padanya, membuatnya menjadi gadis yang beruntung. Dan sekaligus gadis yang malang karena kisah hidupnya tak selalu berjalan mulus.

Shinichi Serizawa alias Michael, seorang pemuda dari keluarga kaya jatuh cinta pada Yuki. Menurutnya, Yuki adalah gadis yang berbeda dari yang lain, apalagi dengan Keiko, mantan kekasihnya. Ternyata Yuki juga mencintai Mike. Ia melihat Mike sebagai pribadi yang baik, dan bukan memandangnya sebagai putra keluarga terpandang.

Namun cinta mereka mengalami berbagai halangan. Mulai dari Keiko yang ingin kembali bersama Mike juga Keichi (asisten Yuki di Sekolah Minggu) yang juga jatuh hati pada Yuki. Sepertinya Keiko benar-benar tidak rela kalau Mike akhirnya menikah dengan Yuki. Maka Keikopun merancang rencana jahatnya. Berhasilkah Keiko? Bukan cuma itu, Ibu Mike juga ternyata tak setuju anaknya menikah dengan Yuki… Padahal…

Belum cukup sampai disitu, cinta antara Mike dan Yuki juga terus diterpa badai, hanya karena Mike adalah anak tunggal keluarga Serizawa, juga karena Mike bertanggung jawab atas sesuatu hal yang sangat berat. Ditambah lagi Rin , sahabat dekat Yuki yang ternyata juga mencintai Mike.

Dalam kesedihan yang terus datang bertubi-tubi, Yuki juga tak pernah berhenti berharap bahwa suatu saat kelak ia akan bertemu keluarganya. Akankah ia bertemu?

Berbagai konfik demi konflik diciptakan oleh penulis. Membuat novel ini terasa padat dan jauh dari membosankan. Bagaimanakah akhir dari novel ini? Siapakah pria yang akhirnya menikahi Yuki? Akankah ia menemukan kebahagiaan diakhir cerita? Silakan temukan jawabannya di novel ini. Kepiawaian penulisnya menjadikan novel ini berhasil ditutup dengan manis, seperti benang-benang kusut yang akhirnya berhasil diluruskan

Reviewer: Nunik Utami Ambarsari
Title: Cherries Blossom in Yokohama
Writer: Yunisa
Classification: Romance novel
Publisher: Theriza Books
Pages: 436+xii
Price: Rp 39.000
Great. That's the first word that emerged in my mind for the writer of this book. In her young age, she could create the novel's background of Japan in the Meiji Restoration time (the year one thousand eight hundreds). This proves that writing novel must indeed have a wide knowledge so that her novel is "rich".
Yuki, the main leading figure in this romance novel was a Japanese girl, who was exiled by his stepmother. She was found by a pastor in front of a chapel, in the middle of the snowstorm. Yuki was a clever girl. She worked as the teacher in the Sunday school whose lesson was conducted in English. In her life, many guys were interested in her, made her become a lucky girl. And at the same time she's suchan unfortunate girl because the story of her life always did not go smooth.
Shinichi Serizawa alias Michael, a young man from a rich family fell in love with Yuki. According to him, Yuki was a girl, who was different from that other; moreover compared with Keiko, his former sweetheart. Evidently, Yuki also loved Mike. He saw Mike as a good person, and not looked at him as the son of a reputable family.

However, their love experienced various obstacles. Starting with Keiko, who wanted to get back with Mike, and also Keichi (Yuki's assistant in the Sunday School) who also fell in love with Yuki. Apparently, Keiko was really unwilling if Mike finally would marry Yuki. Then Keiko drafted her evil plan. Was Keiko successful? Not only that, Mike's mother obviously also did not agree of his son would marry Yuki. In fact...

It was not ended there, the love between Mike and Yuki also continued to be in a rollercoaster storm. Not only because Mike was the Serizawa family's only child, Mike was also responsible for a very difficult matter. In addition, Rin -- the close friend of Yuki, also loved Mike.

The sadness continued to repeat, Yuki also had not stopped hoping that at one time in the future she would meet his family. Would she meet?

Various confict by conflict were created by the writer. It makes this novel solid and far from boring. How is the ending of this novel? Who was the man who finally married Yuki? Would she find the happiness on the end of the story? Please find the answer in this novel. The writer's expertise makes this novel succeed in being ended sweetly, like tangled threads that finally had been managed to be straightened successfully.

No comments: