Trilogi Schoolaholic Princess

Trilogi Schoolaholic Princess
The Miracle Boys, Romansa Singapura, Simfoni Cinta

Count Down

Lilypie Next Birthday Ticker

Search This Blog / Cari di Blog ini

Thursday, June 05, 2008

Berita Menyedihkan: RSI mau bubar

Oh iya, lupa nulis di sini. Bagi yang udah baca koran Straits Times Rabu kemarin, pasti udah tau kalau RSI mau bubar mulai 31 Juli 2008.

MediaCorp's RSI to end transmission on July 31
By Imelda Saad, Channel NewsAsia | Posted: 03 June 2008 1848 hrs

MediaCorp's Radio Singapore International (RSI) will end transmission on July 31.
MediaCorp said it will redeploy all RSI staff to other areas and retrain some for new duties.
The regional shortwave radio service was set up in 1994 by the former Singapore Broadcasting Corporation.
The aim was to reach out to the region and help overseas Singaporeans keep pace with developments at home.
MediaCorp said the effectiveness of a shortwave radio service has diminished over time, with changing technology and media consumption habits.

It added while FM radio broadcast remains strong, audiences are turning to other channels such as the web and Channel NewsAsia's International feed for their news.
So it is no longer optimal to continue with a full regional radio service, which broadcasts in four languages. - CNA/vm
----------------------------------------
So aku nggak tau apa yang udah kukirim ke Mbak Wayan masih bakal diblog sama RSI atau nggak... Anyway, ini yang kukirim ke Mbak Wayan...

Pertama kali main ke RSI itu atas undangan Pak Harry, 18 Mei 2006, untuk rekaman wawancara dengan Mbak Illydea Ishak (RSI Malay) atas novel pertama saya, Sakura Bersemi di Yokohama oleh Theriza Books, Bandung.
http://www.rsi.sg/malay/reviu/view/20060602100941/1/.html

Sabtu 3 Juni 2006 eh malah diajak langsung cuap-cuap dengan pendengar (termasuk baca SMS pendengar) sama Pak Harry. Dan ternyata Mbak Illydea waktu itu sudah mengadakan kuiz berhadiah novel saya (yang sekarang langka sekali karena penerbitnya molor cetak ulangnya)...

Banyak yang nanya apa sih isi novel saya? Ceritanya sih berlatar belakang zaman Restorasi Meiji (Pak Harry bilang kayak film Titanic aja tuh, latar belakang tidak penting hihihi), ada bayi perempuan keluarga kaya raya yang ditukar sama ibu tirinya, dibuang di tengah-tengah badai salju. Bayi itu dibesarkan oleh misionaris dari Inggris (sengaja dibuat demikian agar si bayi ini bisa dwibahasa hehehe, tau sendiri kan orang Jepang bahasa Inggrisnya rada susah). Yuki (artinya salju) tumbuh besar, jatuh cinta dengan pemuda yang akhirnya lebih memilih dijodohkan dengan gadis dari keluarga kaya demi menyelamatkan perusahaan keluarga (klasik lah, macam Siti Nurbaya). Eh taunya, ayah kandung Yuki menemukan kembali anaknya dan terjadilah huru hara di keluarga dan di kehidupan cinta para tokoh utama... Resensi bisa dibaca di http://sakura-bersemi-di-yokohama.blogspot.com

Ceritanya sederhana sih, tapi banyak intrik, politik, moral cerita yang terkandung di dalamnya yang bikin pembaca gregetan (saya sudah kebal sih diprotes kanan kiri hohoho). Ada juga yang minta saya menulis lebih detil pada akhir cerita karena saya terlalu ngebut. Permintaan pembaca dikabulkan, setelah balik dari Jepang menikmati sakura bersemi di Yokohama sekaligus wawancara di NHK, sekarang saya sedang dalam proses menulis santai agar menuntaskan rasa gregetan, penasaran, jengkel dlsb dari pembaca yang selama ini menghantui tidur saya (benernya saya merasa bersalah karena sudah bikin pembaca protes-protes). Semoga nanti ada produser yang berkantong tebal, mau memfilmkan novel ini! (atau diterjemahkan ke bahasa Jepang n difilmkan di NHK juga boleh! wakakak).

30 Mei 2008 main lagi ke RSI (kali ini Siaran Indonesia) dengan Ni Wayan Suryatini (Mbak Wayan) karena ditanya Pak Harry, mau kenalan nggak sama Mbak Wayan? heheheh =D

Pertama saya kira cuma buat rubrik Inspirasi tentang tulis menulis, eh nggak taunya juga buat rubrik Wajah. Kayaknya karena saya anak yang hiperaktif, hasil fotografer amatir (Pak Harry) menjepret saya dan Mbak Wayan, 90% gagal (kalau nggak burem, ya merem). Isi wawancara sih tentang bagaimana menulis (apalagi saya bukan tipe kejar setoran). Pertama, harus banyak baca. Lalu tentang suka duka hidup di Singapura -- payah deh di sini jarang ketemu cowok ganteng atau cewek cantik! Padahal cogan itu salah satu inspirasi menulis hahahha...

Saya akan segera main ke RSI lagi dengan Mbak Wayan untuk novel trilogi (tiga buku) yang segera keluar di toko buku Juni atau Juli. Judulnya Schoolaholic Princess oleh Sheila Penerbit Andi, Yogyakarta. Buku 1: Miracle Boys; Buku 2: Romansa Singapura; Buku 3: Simfoni Cinta. Saya harap trilogi ini akan membantu adik-adik (ya lah, saya kan udah nggak sekolah lagi) untuk melihat dari sudut pandang berbeda, serta bisa menikmati kehidupan bersekolah seperti saya dulu sangat menikmati hari-hari indah dengan guru-guru killer (murid harus lebih killer biar gurunya nggak killer heheheh). Banyak tips-tips dan filosofi sukses belajar yang saya bagi di trilogi ini. Bagi yang mau tau sekolah n kuliah di Singapura itu kayak apa, silakan baca juga.

No comments: